Layanan Digital Aktif — Sabtu, 1 Agustus 2026 FacebookTwitterYouTube

Kasi Intelijen Kejari Tolitoli Hadiri Musyawarah Kabupaten PMI Tolitoli Tahun 2026

TOLITOLI – Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Tolitoli, Andi Gunawan, S.H., M.H., mewakili Kepala Kejaksaan Negeri Tolitoli Ibnu Firman Ide Amin, S.H., menghadiri kegiatan Musyawarah Kabupaten (Muskab) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tolitoli Tahun 2026 yang diselenggarakan di Kabupaten Tolitoli.

Musyawarah Kabupaten PMI tersebut merupakan forum organisasi yang dilaksanakan untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja kepengurusan sebelumnya sekaligus memilih Ketua PMI Kabupaten Tolitoli untuk masa bakti 2026–2031.

Dalam forum musyawarah tersebut, peserta secara aklamasi menetapkan Hj. Sriyanti Dg. Parebba sebagai Ketua PMI Kabupaten Tolitoli masa bakti 2026–2031. Penetapan tersebut diharapkan menjadi awal kepemimpinan baru dalam memperkuat peran PMI sebagai organisasi kemanusiaan yang senantiasa hadir memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pemerintah Kabupaten Tolitoli, pengurus PMI Provinsi Sulawesi Tengah, organisasi kemasyarakatan, relawan PMI, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Dalam sambutannya setelah terpilih, Hj. Sriyanti Dg. Parebba menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin PMI Kabupaten Tolitoli selama lima tahun ke depan. Menurutnya, amanah tersebut akan dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan semangat pengabdian kepada masyarakat.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk membangun tata kelola organisasi yang profesional, transparan, dan akuntabel, sekaligus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, Forkopimda, dunia usaha, serta seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pelayanan kemanusiaan di Kabupaten Tolitoli.

Selain itu, kepengurusan baru akan memprioritaskan peningkatan kapasitas organisasi, penguatan relawan Palang Merah Indonesia, serta peningkatan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai kondisi kedaruratan dan bencana kemanusiaan.

Kehadiran Kejaksaan Negeri Tolitoli dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya memperkuat sinergi antar lembaga dan organisasi kemasyarakatan dalam mewujudkan pelayanan publik yang berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan, gotong royong, dan kepedulian sosial.

Melalui momentum Musyawarah Kabupaten PMI Tahun 2026 ini diharapkan kepengurusan yang baru dapat membawa PMI Kabupaten Tolitoli menjadi organisasi yang semakin profesional, responsif, dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Tolitoli.

Polres Tolitoli Jalin Silaturahmi ke Kejaksaan Negeri Tolitoli, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

TOLITOLI | Dalam rangka mempererat hubungan kelembagaan dan memperkuat sinergitas antar aparat penegak hukum, Wakapolres Tolitoli Kompol Nana Taryana, S.Sos., mewakili Kapolres Tolitoli, melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Kejaksaan Negeri Tolitoli.(14/07/2026)

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Tolitoli, Ibnu Firman Ide Amin, S.H., di ruang kerja Kepala Kejaksaan Negeri Tolitoli. Dalam pertemuan tersebut, Kajari Tolitoli didampingi oleh Kepala Seksi Intelijen Andi Gunawan, S.H., M.H., Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Hazairin, S.H., serta Kepala Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti Parman, S.H.

Sementara itu, Wakapolres Tolitoli hadir bersama jajaran Polres Tolitoli, yakni Kasat Intelkam AKP Army Casriyanto, Kasat Reskrim IPTU Stefi Yohanis Hurlatu, S.Tr.K., serta Kabag Ops AKP Suprojo, S.H. Kabag SDM Kompol Nirman

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban sebagai bentuk komitmen kedua institusi untuk terus menjaga komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi dalam pelaksanaan tugas penegakan hukum di wilayah Kabupaten Tolitoli.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres Tolitoli menyampaikan bahwa hubungan baik antara Polres Tolitoli dan Kejaksaan Negeri Tolitoli selama ini telah terjalin dengan sangat baik dan diharapkan dapat terus ditingkatkan.

“Silaturahmi ini merupakan bagian dari upaya memperkuat koordinasi antar aparat penegak hukum. Kami berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus dipelihara, sehingga setiap proses penegakan hukum, mulai dari penyelidikan, penyidikan, hingga penuntutan dapat berjalan secara profesional, objektif, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujar Kompol Nana Taryana.

Selain membahas koordinasi dalam penanganan perkara pidana, kedua institusi juga berdiskusi mengenai penguatan komunikasi dalam mendukung berbagai program strategis pemerintah, pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, serta langkah-langkah preventif dalam menjaga stabilitas hukum di Kabupaten Tolitoli.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Tolitoli, Ibnu Firman Ide Amin, S.H., menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut sebagai wujud nyata soliditas antar aparat penegak hukum.

“Hubungan baik antara Kejaksaan Negeri Tolitoli dan Polres Tolitoli merupakan modal penting dalam mewujudkan sistem peradilan pidana terpadu (Integrated Criminal Justice System). Dengan komunikasi yang terbuka dan koordinasi yang baik, kami optimistis seluruh proses penegakan hukum dapat berjalan secara profesional, berintegritas, dan memberikan kepastian hukum serta rasa keadilan kepada masyarakat,” ungkap Kajari.

Kajari juga menegaskan bahwa Kejaksaan Negeri Tolitoli berkomitmen untuk terus membangun sinergitas dengan seluruh pemangku kepentingan, khususnya aparat penegak hukum, dalam rangka mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif serta mendukung pembangunan daerah.

Pertemuan ditutup dengan sesi ramah tamah dan foto bersama sebagai simbol komitmen kedua institusi untuk terus memperkuat koordinasi, menjaga soliditas, dan meningkatkan kualitas pelayanan penegakan hukum kepada masyarakat.

Melalui silaturahmi ini diharapkan hubungan kelembagaan antara Polres Tolitoli dan Kejaksaan Negeri Tolitoli semakin erat sehingga mampu mendukung terciptanya penegakan hukum yang profesional, berkeadilan, serta memberikan kepastian hukum bagi masyarakat Kabupaten Tolitoli.

Kajari Tolitoli Ikuti Monitoring dan Pengawasan Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Tolitoli

TOLITOLI – Kepala Kejaksaan Negeri Tolitoli, Ibnu Firman Ide Amin, S.H., turut mengikuti kegiatan monitoring dan pengawasan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan oleh Tim Satuan Tugas (Satgas) MBG Kabupaten Tolitoli pada Rabu, 10 Juni 2026.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.30 WITA tersebut dilaksanakan di sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di wilayah Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli. Monitoring dilakukan sebagai bentuk pengawasan bersama guna memastikan pelaksanaan program strategis nasional tersebut berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan pemerintah.

Selain Kajari Tolitoli, kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Tolitoli H. Rustam Rewa, S.P., M.P., Kapolres Tolitoli AKBP Raden Real Mahendra, S.I.K., Danlanal Tolitoli Letkol Laut (P) Abdul Rachman Gazali, M.Tr. Opsla, perwakilan Kodim 1305/BT Mayor Inf Roi Kala Lembang, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tolitoli Moh. Tang Hi. Yahya, Koordinator Wilayah SPPG Kabupaten Tolitoli Mohammad Fauzy Dermawan, S.Gz., serta unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Tim Satgas MBG Kabupaten Tolitoli.

Dalam pelaksanaannya, Tim Satgas MBG melakukan peninjauan langsung ke beberapa lokasi SPPG guna memastikan seluruh tahapan penyediaan makanan berjalan sesuai ketentuan. Fokus pengawasan meliputi aspek higienitas dan sanitasi lingkungan kerja, kelengkapan administrasi dan legalitas mitra penyedia bahan pangan, serta pemenuhan standar kualitas dan nilai gizi makanan yang disajikan kepada para penerima manfaat.

Monitoring diawali di salah satu SPPG yang beroperasi di Kelurahan Baru, Kecamatan Baolan, kemudian dilanjutkan ke beberapa titik pelayanan lainnya yang berada di wilayah Kecamatan Baolan. Tim melakukan pengecekan terhadap sarana pendukung, proses pengolahan makanan, tata kelola administrasi, serta implementasi standar operasional yang berlaku.

Secara umum, hasil monitoring menunjukkan bahwa pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Tolitoli berjalan dengan baik dan terus berupaya memenuhi standar pelayanan yang telah ditetapkan. Beberapa masukan teknis yang ditemukan di lapangan telah disampaikan kepada pengelola untuk dilakukan penyempurnaan dan peningkatan kualitas layanan secara berkelanjutan.

Kajari Tolitoli, Ibnu Firman Ide Amin, S.H., menyampaikan bahwa Kejaksaan mendukung penuh pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis sebagai salah satu program prioritas nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

“Melalui kegiatan monitoring bersama ini, kami ingin memastikan bahwa program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dapat berjalan secara efektif, tepat sasaran, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sinergi antarinstansi sangat penting dalam mengawal keberhasilan program strategis nasional,” ujarnya.

Kegiatan monitoring dan pengawasan berakhir pada pukul 10.15 WITA dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Diharapkan melalui pengawasan yang berkelanjutan, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Tolitoli dapat terus memberikan manfaat optimal bagi masyarakat serta mendukung peningkatan kualitas kesehatan dan gizi generasi penerus bangsa.

Pidsus Kejari Tolitoli Berhasil Buktikan Dakwaan Korupsi, Terdakwa “BC” Divonis 1 Tahun 6 Bulan Penjara

Upaya penegakan hukum yang dilakukan Tim Jaksa Penuntut Umum Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Tolitoli kembali membuahkan hasil. Dalam perkara tindak pidana korupsi terkait pekerjaan pembangunan Pasar Rakyat Dakopemean, Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi menjatuhkan vonis terhadap terdakwa “BC” dengan pidana penjara selama 1 (satu) tahun 6 (enam) bulan serta denda sebesar Rp50 juta subsider 1 bulan kurungan.

Putusan yang dibacakan pada Kamis, 4 Juni 2026, menyatakan bahwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi berupa penyalahgunaan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukan sebagaimana dakwaan subsidair.

Selain menjatuhkan pidana penjara dan denda, Majelis Hakim juga memerintahkan agar masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan serta menetapkan terdakwa tetap berada dalam tahanan.

Keberhasilan pembuktian perkara tersebut merupakan hasil kerja keras dan profesionalisme Tim Jaksa Penuntut Umum pada Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Tolitoli yang dipimpin oleh Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Imran Adiguna, S.H., M.H. bersama Tim Jaksa P-16A yang secara konsisten mengawal proses penyidikan hingga penuntutan di persidangan.

Kepala Kejaksaan Negeri Tolitoli, Ibnu Firman Ide Amin, S.H., memberikan apresiasi atas kinerja jajaran Pidsus yang telah bekerja secara profesional, objektif, dan berintegritas dalam menangani perkara tersebut.

“Putusan ini menunjukkan bahwa proses penegakan hukum yang dilakukan Kejaksaan Negeri Tolitoli berjalan berdasarkan alat bukti, fakta persidangan, dan ketentuan hukum yang berlaku. Saya mengapresiasi kinerja Seksi Tindak Pidana Khusus di bawah pimpinan Bapak Imran Adiguna, S.H., M.H., beserta seluruh Tim Jaksa Penuntut Umum P-16A yang telah bekerja secara maksimal, profesional, dan penuh integritas dalam membuktikan unsur-unsur tindak pidana korupsi di persidangan,” ujar Kajari.

Lebih lanjut, Kajari Tolitoli menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan bagian dari komitmen institusi dalam mendukung agenda pemberantasan korupsi serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum.

“Kejaksaan tidak hanya berorientasi pada penghukuman, tetapi juga memastikan setiap proses hukum berjalan secara adil, transparan, dan akuntabel. Kami akan terus mengoptimalkan penanganan perkara tindak pidana korupsi sebagai bentuk komitmen menjaga keuangan negara dan mendukung tata kelola pemerintahan yang bersih,” tambahnya.

Sementara itu, Kasi Pidsus Kejari Tolitoli, Imran Adiguna, S.H., M.H., menyampaikan bahwa putusan tersebut merupakan hasil dari proses pembuktian yang dilakukan secara cermat berdasarkan dokumen, keterangan saksi, ahli, serta alat bukti lain yang diajukan di persidangan.

Keberhasilan pembuktian perkara ini sekaligus menjadi bentuk nyata komitmen Kejaksaan Negeri Tolitoli dalam menjalankan tugas penegakan hukum secara profesional serta mendukung upaya pemberantasan tindak pidana korupsi di wilayah Kabupaten Tolitoli.

Kajari Tolitoli Hadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026

Kepala Kejaksaan Negeri Tolitoli, Ibnu Firman Ide Amin, menghadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang dilaksanakan di Lapangan Kantor Bupati Tolitoli, Senin (1/6/2026).

Upacara berlangsung khidmat dengan Muhammad Besar Bantilan selaku Wakil Bupati Tolitoli bertindak sebagai Inspektur Upacara. Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran Forkopimda, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), TNI-Polri, ASN, pelajar, mahasiswa, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai elemen masyarakat Kabupaten Tolitoli.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain:

  • Kepala Kejaksaan Negeri Tolitoli, Ibnu Firman Ide Amin, S.H.;
  • Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Tolitoli, Letkol Laut (P) Abd Rahman Gazali;
  • Kapolres Tolitoli, AKBP Raden Real Mahendra;
  • Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tolitoli, I Nyoman Artaya;
  • Unsur TNI dari Kodim 1305/Buol Tolitoli;
  • Kepala instansi vertikal;
  • Para kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Tolitoli;
  • Tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta organisasi kemasyarakatan lainnya.

Dalam amanat yang dibacakan Inspektur Upacara, disampaikan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh elemen bangsa dalam mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa.

Wakil Bupati Tolitoli mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan, memperkuat semangat gotong royong, serta menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan dan dinamika kehidupan berbangsa.

“Pancasila bukan hanya warisan para pendiri bangsa, tetapi juga bintang penuntun dalam mewujudkan Indonesia yang maju, berdaulat, adil, dan makmur. Nilai-nilai Pancasila harus hadir dalam setiap aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” demikian amanat yang disampaikan dalam upacara tersebut.

Kehadiran Kajari Tolitoli bersama unsur Forkopimda pada peringatan Hari Lahir Pancasila ini menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga stabilitas daerah, memperkuat sinergi antar lembaga, serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat.

Upacara berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh khidmat hingga berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan.

Kajari Tolitoli Ikuti Kunjungan Kerja Jaksa Agung RI di Kejati Sulawesi Tengah

Kepala Kejaksaan Negeri Tolitoli, Ibnu Firman Ide Amin, mengikuti rangkaian kegiatan kunjungan kerja ST Burhanuddin di wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah, Jumat (08/05/2026).

Kegiatan tersebut dipusatkan di kantor Kejati Sulawesi Tengah dan dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah beserta jajaran, para Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari), Kepala Cabang Kejaksaan Negeri (Kacabjari), para asisten, koordinator, serta pejabat utama (PJU) di lingkungan Kejati Sulawesi Tengah.

Sebelumnya, Jaksa Agung RI ST Burhanuddin tiba di Kota Palu pada Kamis (07/05/2026) melalui Bandara Mutiara SIS Al-Jufri dan disambut oleh unsur Forkopimda Provinsi Sulawesi Tengah, di antaranya Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid serta Wakapolda Sulawesi Tengah Helmi Kwarta Kusuma Putra.

Dalam agenda kunjungan kerja tersebut, Jaksa Agung melakukan inspeksi pimpinan ke sejumlah satuan kerja kejaksaan di wilayah Sulawesi Tengah, dimulai dari Kejaksaan Negeri Donggala, Kejaksaan Negeri Sigi, hingga Kejaksaan Negeri Palu sebelum menutup rangkaian kegiatan hari pertama di Kantor Kejati Sulawesi Tengah.

Pada hari kedua, kegiatan dipusatkan di aula Kejati Sulawesi Tengah dengan agenda pengarahan kepada seluruh jajaran kejaksaan se-Sulawesi Tengah. Dalam arahannya, Jaksa Agung menekankan pentingnya menjaga profesionalisme, integritas, dan soliditas institusi dalam menjalankan tugas penegakan hukum.

“Seluruh insan Adhyaksa harus tetap menjaga kepercayaan masyarakat dengan bekerja secara profesional, humanis, dan berintegritas. Penegakan hukum harus dilakukan secara tegas namun tetap mengedepankan rasa keadilan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Jaksa Agung dalam sambutannya.

Selain itu, Jaksa Agung juga mengingatkan agar seluruh jajaran kejaksaan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta meningkatkan pengawasan internal guna menjaga marwah institusi.

Kehadiran Kajari Tolitoli dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Kejaksaan Negeri Tolitoli dalam mendukung penguatan koordinasi dan sinergi antar-satuan kerja di lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia, khususnya di wilayah hukum Sulawesi Tengah.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan pertemuan internal, evaluasi kinerja, serta penandatanganan prasasti sebagai bagian dari agenda kunjungan kerja Jaksa Agung RI di Sulawesi Tengah.