Rapat Tim Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat Kabupaten Tolitoli

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Senin, 17 November 2025, bertempat di Kantor Kejaksaan Negeri Tolitoli, telah dilaksanakan Rapat Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Keagamaan dalam Masyarakat (PAKEM) Kabupaten Tolitoli. Kegiatan dipimpin oleh Kepala Kejaksaan Negeri Tolitoli dan dihadiri oleh unsur lintas instansi antara lain Kementerian Agama, MUI, FKUB, Polres Tolitoli, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Pendidikan, serta tokoh agama dan perwakilan masyarakat.

Rapat ini bertujuan untuk memperkuat stabilitas keamanan dan ketertiban, khususnya dalam menghadapi dinamika perkembangan aliran kepercayaan, kelompok keagamaan, serta isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat. Pembentukan Tim PAKEM Kabupaten Tolitoli Tahun 2025 kembali ditegaskan sebagai langkah koordinatif lintas sektor dalam rangka deteksi dini, mitigasi potensi gangguan, dan pemeliharaan kerukunan antar umat beragama.

Kepala Kejaksaan Negeri Tolitoli menyampaikan pentingnya sinergi antarinstansi dalam mengawasi perkembangan aliran kepercayaan sesuai kewenangan Kejaksaan berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2021 tentang Kejaksaan Republik Indonesia, terutama fungsi jaksa dalam bidang ketertiban dan ketenteraman umum. Ditekankan bahwa penguatan pengawasan dilakukan secara edukatif, preventif, dan proporsional untuk menjaga keharmonisan sosial di wilayah Kabupaten Tolitoli.

Dalam rapat tersebut, para peserta menyampaikan pandangan umum terkait situasi toleransi dan dinamika keberagamaan di Tolitoli. Sejumlah masukan mencakup pentingnya peningkatan koordinasi cepat antarinstansi, pendataan kelompok keagamaan, serta kewaspadaan terhadap potensi pengaruh paham intoleransi dan radikalisme, terutama melalui media sosial dan ruang digital.

Rapat juga menyepakati perlunya pembaruan data dan peningkatan komunikasi lintas sektor guna mempercepat respons terhadap isu keagamaan yang berpotensi menimbulkan keresahan masyarakat. Seluruh unsur sepakat mendukung pemeliharaan kerukunan melalui pendekatan dialogis, pembinaan, dan pemantauan situasi secara berkesinambungan.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan diakhiri dengan komitmen bersama untuk memperkuat koordinasi serta membangun mekanisme deteksi dini yang lebih efektif dalam menjaga ketenteraman dan harmonisasi kehidupan beragama di Kabupaten Tolitoli.