Kepala Kejaksaan Negeri Tolitoli, Ibnu Firman Ide Amin, S.H, menegaskan komitmen institusinya dalam menjamin penegakan hukum yang adil dan transparan dalam kasus dugaan penistaan agama yang terjadi di Kabupaten Tolitoli. Pernyataan ini disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di Ruang Suwot Lipakat DPRD Kabupaten Tolitoli, Kamis (13/10/2025), setelah sebelumnya berlangsung aksi damai dari masyarakat.
RDP tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD, Risman, SE, MM, didampingi Wakil Ketua II DPRD, I Nyoman Muliade, SE, dan Sekwan DPRD, Anjasmara, S.PT., MP. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kapolres Tolitoli, Ketua MUI Kabupaten Tolitoli, Kepala Kemenag Tolitoli, jajaran kepolisian, kejaksaan, serta anggota DPRD dan masyarakat yang terlibat dalam aksi damai.
Dalam kesempatan itu, Kajari Tolitoli menyampaikan bahwa tim jaksa senior telah meneliti berkas perkara secara menyeluruh, memberikan petunjuk penyidikan, dan memastikan koordinasi formal antara penyidik kepolisian dan pihak kejaksaan berjalan baik. Ia menegaskan, di bawah kepemimpinannya, proses hukum di Kabupaten Tolitoli berjalan adil, tajam ke atas, dan tajam ke bawah, tanpa pandang bulu.
“Kami berterima kasih atas kepercayaan masyarakat, khususnya para peserta aksi damai, yang masih menaruh keyakinan pada aparat penegak hukum. Kami pastikan bahwa proses hukum akan dilaksanakan dengan profesional dan transparan,” kata Kajari.




